
PRESS RELEASE
Jakarta, Agustus 2026
KEMBALI KE PASAR: ASPEKRI AJAK MASYARAKAT BANGKITKAN EKONOMI AKAR RUMPUT DENGAN PROGRAM “KEMBALI KE PASAR” DI MOMENTUM HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Asosiasi Pelaku Ekonomi Kreasi (ASPEKRI) menghadirkan gerakan “Kembali ke Pasar”, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali menjadikan pasar tradisional sebagai bagian penting dari kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.
Gerakan Kembali ke Pasar hadir dengan semangat untuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus menghidupkan kembali pasar tradisional sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi rakyat Indonesia.
Pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi jual beli. Di dalamnya terdapat jutaan pelaku usaha, pedagang, petani, nelayan, produsen, hingga UMKM yang menggantungkan kehidupan dan pertumbuhan usahanya pada perputaran ekonomi di pasar.
“Kembali ke Pasar bukan sekadar mengajak masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Ini adalah gerakan untuk kembali melihat, menghargai, dan menghidupkan ekonomi rakyat yang menjadi bagian dari identitas Indonesia,” ujar M. Iqbal, Ketua Umum ASPEKRI.
Menurut ASPEKRI, perkembangan zaman dan perubahan pola konsumsi masyarakat membuat sebagian pasar tradisional menghadapi tantangan yang semakin besar. Masyarakat kini memiliki banyak pilihan tempat berbelanja, mulai dari pusat perbelanjaan modern hingga platform digital.
Namun, di tengah perubahan tersebut, pasar tradisional memiliki kekuatan yang tidak tergantikan: interaksi manusia, kedekatan antara pedagang dan pembeli, keberagaman produk lokal, serta perputaran ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Kembali ke Pasar, ASPEKRI ingin membangun kembali kesadaran bahwa memilih berbelanja di pasar tradisional juga merupakan bentuk nyata dukungan terhadap ekonomi Indonesia.
MERDEKA DENGAN MENGUATKAN EKONOMI RAKYAT
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat Indonesia mampu membangun kemandirian ekonominya.
ASPEKRI melihat UMKM sebagai salah satu kekuatan utama ekonomi nasional. Ketika masyarakat membeli produk dari pedagang pasar, membeli bahan baku dari produsen lokal, dan menggunakan produk UMKM Indonesia, maka terjadi perputaran ekonomi yang lebih luas di dalam negeri. Semangat tersebut menjadi dasar dari gerakan Kembali ke Pasar.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan kemandirian. Salah satunya adalah dengan memperkuat ekonomi rakyat. Pasar tradisional dan UMKM adalah bagian penting dari ekosistem tersebut,” tambah M. Iqbal,Ketua Umum ASPEKRI.
PASAR TRADISIONAL SEBAGAI PILIHAN MASYARAKAT INDONESIA
Melalui gerakan ini, ASPEKRI berharap pasar tradisional tidak hanya dipandang sebagai tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari, tetapi kembali menjadi destinasi pilihan masyarakat Indonesia.
Pasar tradisional memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung bersama oleh masyarakat, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. ASPEKRI juga mendorong agar pasar tradisional dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, baik dari sisi kebersihan, kenyamanan, pelayanan, kualitas produk, kreativitas pedagang, maupun pemanfaatan teknologi digital dengan pelatihan digitalisasi pemasaran hybrid (offline to online)
Dengan demikian, pasar tradisional tetap mempertahankan karakter dan nilai lokalnya, namun mampu memberikan pengalaman berbelanja yang semakin baik bagi generasi saat ini dan generasi mendatang.
DARI PASAR, UNTUK INDONESIA
Kembali ke Pasar diharapkan menjadi gerakan bersama yang tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan, tetapi dapat menjadi kebiasaan dan gerakan berkelanjutan.
ASPEKRI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengambil bagian sederhana namun berarti: kembali berbelanja di pasar, membeli produk lokal, mendukung pedagang kecil, dan memberikan ruang bagi UMKM Indonesia untuk terus tumbuh.
Karena ketika masyarakat kembali ke pasar, uang yang dibelanjakan tidak hanya membeli sebuah produk.
Di sana ada pedagang yang menghidupi keluarganya. Ada UMKM yang sedang membangun usahanya.
Ada petani dan produsen lokal yang mempertahankan produksinya. Dan ada ekonomi rakyat yang terus bergerak.
Pada akhirnya, Kembali ke Pasar adalah tentang kembali kepada kekuatan ekonomi Indonesia sendiri.
Dalam semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ASPEKRI mengajak seluruh masyarakat:
“Mari Kembali ke Pasar. Hidupkan Pasarnya.
Kuatkan UMKM-nya. Gerakkan Ekonomi Rakyatnya.
Merdekakan Indonesia dengan Ekonomi yang Kuat.”
— SELESAI —